Pengertian Glaukoma

Pengertian Glaukoma – Glaukoma adalah salah satu penyakit mata yang sangat berbahaya jika tidak segera ditangani karena akan menyebabkan kebutaan, sebuah fakta mengejutkan ternyata glaukoma adalah penyebab kebutaan ke-2 didunia dan di Indonesia setelah katarak.

Lalu sebenarnya apa itu glaukoma? berikut ini adalah pengertian glaukoma, baca sampai selesai ya!

Apa Itu Glaukoma?

Pengertian Glaukoma adalah penyakit pada mata yang disebabkan oleh tekanan caoran bola mata yang meningkat, glaukoma sangat berbahaya jika tidak segera ditangani karena glaukoma dapat menyebabkan kebutaan. Fakta mengatakan jika glaukoma adalah penyebab kebutaan ke-2 didunia maupun di Indonesia.

Tekanan cairan bola mata berperan dalam pembentukan bola mata, jika tekanan bola mata normal maka mata akan terbentuk dengan baik, jika tekanan terlalu rendah bola mata akan menjadi kempis, sedangkan jika tenanan bola mata terlalu tinggi bola mata akan menjadi keras seperti kelereng.

Glaukoma dapat menyebabkan kebutaan karena tekanan yang berlebihan pada bola mata akan menyebabkan kerusakan pada syaraf optik mata, Peningkatan tekanan bola mata disebut dengan tekanan intraokular, tekanan inilah yang dapat merusak saraf optik, yang bertugas untuk mentransmisikan gambar ke otak. Jika kerusakan syaraf optik terjadi secara terus menerus karena tekanan yang berlebihan maka akan terjadi kebutaan.

Kamu punya masalah seputar mata tapi males atau gak ada waktu buat ke dokter? Tenang, konsultasi saja dengan kami lewat wa! Klik tombol dibawah ini!

Gejala Glaukoma

Glaukoma bisa saja tidak menunjukan gejala atau rasa sakit karena perlu diketahui peningkatan tekanan pada bola mata belum tentu menimbulkan rasa sakit, karena itulah glaukoma sering disebut sebagai pencuri pengelihatan diam-diam (the silent thief of sight)

Tapi bisa juga ada beberapa gejala yang bisa dirasakan penderita glaukoma, diantaranya adalah:

  • Seperti melihat lingkaran cahaya disekitar lampu
  • Pengelihatan semakin berkurang
  • Timbul warna kemerahan pada mata
  • Mata terlihat kabur, terutama terjadi pada bayi yang mengalami pembengkakan kornea
  • Mengalami mual atau muntah
  • Merasakan nyeri pada mata
  • Terjadi penyempitan pada pandangan mata (seperti melihat dari terowongan dan semakin hari semakin mengecil)
Glaukoma Mata

Penyebab Glaukoma

Glaukoma disebabkan oleh tekanan yang terjadi pada bola mata, tekanan ini terjadi karena 2 kemungkinan. kemungkinan tersebut adalah meningkatnya produksi cairan bola mata atau tersumbatnya cairan bola mata.

Biasanya, cairan bola mata ini disebut dengan aqueous humor, cairan ini mengalir keluar dari mata melalui saluran mesh atau saluran yang berada di sudut antara iris dan kornea. Jika saluran ini tersumbat maka cairan akan menumpuk dan menyebabkan glaukoma. Penyebab glaukoma langsung dari penyumbatan ini tidak diketahui, tetapi dokter tahu bahwa itu dapat diwariskan, yang berarti diturunkan dari orangtua kepada anak-anak.

Ada juga penyebab glaukoma yang jarang terjadi seperti cedera tumpul atau paparan dari bahan kimia untuk mata, infeksi mata yang berat, terjadi penyumbatan pembuluh darah di mata, kondisi peradangan pada mata, dan terkadang karena suatu operasi mata untuk memperbaiki penyakit lain pada mata. Glaukoma biasanya terjadi pada kedua mata, tetapi mungkin akan terjadi pada satu mata terlebih dahulu.

Kenapa mata bisa kering? kenali penyebabnya disini!

Jenis Glaukoma

Glaukoma adalah penyebab kebutaan ke-2 di dunia dan di Indonesia setelah katarak, tapi jika katarak bisa dipulihkan kembali berbeda dengan glaukoma, glaukoma tidak dipulihkan sebagaimana akibat katarak. Glaukoma juga ada jenisnya, glaukoma terbagi dalam 5 jenis, ke 5 jenis tersebut adalah:

Glaukoma Sudut Terbuka

Glaukoma jenis ini juga disebut dengan wide-angle glaucoma, merupakan jenis glaukoma yang paling sering terjadi. Glaukoma sudut terbuka terjadi saat sudut drainase yang dibentuk oleh kornea dan iris berada dalam keadaan terbuka.

Jenis glaukoma yang satu ini disebabkan oleh penyumbatan parsial yang terjadi pada saluran trabecular meshwork. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya penumpukan cairan dan meningkatkan tekanan bola mata yang terjadi secara perlahan.

Gejala dari glaukoma sudut terbuka diawali dengan tidak bisa melihat di area lapangan pandang kiri atau kanan atau atas atau bawah, lalu dilanjutkan dengan kehilangan penglihatan yang terasa bagaikan melihat dari terowongan (tunnel vision).

Glaukoma Sudut Tertutup

Merupakan kebalikan dari glaukoma sudut terbuka, Dalam glaukoma sudut tertutup, penyumbatan terjadi karena sudut drainase yang tertutup. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh iris yang menonjol sehingga menyumbat drinase cairan. Kondisi tekanan pada mata akibat glaukoma tertutup terjadi perlahan, namun dapat pula mendadak.

Pada glaukoma akut, mata akan tampak merah, pasien juga akan mengeluh pusing, diikuti mual dan muntah.

Glaukoma Tekanan Normal

Glaukoma jenis ini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, kerusakan syaraf mata pada glaukoma jenis ini diduga disebabkan oleh aliran darah yang buruk alias hipersensitivitas.

Glaukoma Sekunder

Glaukoma ini umumnya disebabkan oleh dampak dari penyakit atau efek samping dari obat-obatan tertentu. Kondisi tersebut dapat berupa diabetes yang tidak terkontrol atau tekanan darah tinggi. Beberapa obat yang dapat menyebabkan glaukoma yaitu obat golongan kortikosteroid.

Glaukoma Kongenital

Glaukoma jenis ini menyerang bayi yang baru lahir. glaukoma ini terjadi karena adanya kelainan pada saat bayi baru lahir. Kecacatan tersebut dapat mengganggu drainase dan membuat saraf mata menjadi lebih sensitif, Gangguan ini biasanya dapat terdeteksi pada tahun pertama kehidupan si bayi.

Pengelihatan orang yang terkena glaukoma

Faktor Resiko

Glaukoma umumunya terjadi paling sering pada umur diatas 40 tahun, tapi juga bisa terjadi pada dewasa, muda, anak-anak, dan bahkan bayi. Glaukoma yang terjadi pada usia lebih dini cenderung akan berisiko mengalami kehilangan penglihatan lebih tinggi juga.

Ada juga beberapa faktor yang menyebabkan resiko terkena glaukoma lebih tinggi, beberapa faktor tersebut adalah:

  • Usia diatas 40 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga yang terkena glaukoma
  • Mengalami diabetes
  • Menggunakan obat steroid tertentu dalam jangka waktu yang panjang, baik diteteskan maupun diminum
  • Mempunyai riwayat cidera pada mata
  • Memiliki mata minus yang tinggi
  • Memiliki mata plus yang tinggi

Pengobatan Glaukoma

Ada beberapa cara untuk mengobati glaukoma, diantaranya adalah:

Minum Obat

Biasanya obat yang digunakan adalah obat yang berfungsi untuk mengurangi cairan dalam tubuh. Obat ini biasanya juga memiliki efek samping seperti seseorang akan sering berkemih, dan kehilangan elektrolit tubuh. Untuk itu, biasanya konsumsi obat ini sering diiringi dengan konsumsi tablet yang mengandung elektrolit seperti tablet KCl.

Menggunakan Obat Tetes Mata

Obat tetes mata khusus berguna untuk menggurangi pembentukan cairan humor aqueous.

Obat tetes mata khusus untuk menyembuhkan berbagai penyakit pada mata termasuk glaukoma bisa didapatkan dengan cara klik tombol dibawah ini

Bergaransi 100% uang kembali jika tidak ada perubahan!

Operasi Laser

Operasi ini dilakukan untuk meningkatkan arus keluar cairan dari mata pada glaukoma sudut terbuka dan untuk menghilangkan penyumbatan cairan pada glaukoma sudut tertutup.

Operasi Mikro

Operasi mikro atau disebut trabeculectomy dilakukan dengan membuat saluran baru untuk mengalirkan cairan, sehingga akan mengurangi tekanan intraokular yang menyebabkan glaukoma. Kadang-kadang bentuk operasi glaukoma ini gagal dan harus diulang. Komplikasi lain yang ditimbulkan dari prosedur mikro untuk glaukoma adalah kehilangan pengelihatan sementara maupun permanen, serta perdarahan atau infeksi.

Itulah pengertian glaukoma, mulai dari jenis sampai pengobatan glaukoma. semoga artikel tentang pengertian glaukoma diatas berguna untuk semuanya.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.