Pengertian Rabun Dekat/Mata Plus

Pengertian Rabun Dekat – Selain mata minus, mata plus(rabun dekat) juga banyak dialami banyak orang, mata minus adalah nama lain dari rabun jauh sedangkan mata plus adalah nama lain dari rabun dekat. dari namanya saja kita sudah tau bahwa mata plus adalah gangguan pengelihatan yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan saat melihat benda atau obajek yang jaraknya dekat, langsung saja kita bahas tentang pengertian rabun dekat atau mata plus dibawah ini.

Pengertian Rabun Dekat

Mata plus atau rabun jauh juga sering disebut hipermetropia/hiperopia adalah gangguan penglihatan dalam jarak yang dekat sehingga penderita akan mengalami kesulitan melihat objek atau benda pada jarak yang dekat, penglihatan akan terlihat buram atau tidak jelas. seperti contohnya adalah saat kesulitan membaca buku, para penderita rabun dekat umumnya tidak bermasalah dalam melihat jarak jauh.

Rabun dekat ini biasanya dialami oleh orang yang berusia di atas 40 tahun. Tapi sebenarnya banyak juga yang mengalami rabun dekat adalah anak-anak. Bedannya anak-anak yang mengalami rabun dekat yang ringan sampai sedang, dapat melihat dekat dan jauh dengan menyipitkan mata. Berbeda dengan orang tua yang umumnya menjadi lebih sulit untuk menyipitkan mata.

Kenapa Rabun Dekat Bisa Terjadi

Mata plus atau rabun dekat bisa terajdi karena titik fokus cahaya yang masuk tidak tepat di retina melainkan jatuh dibelakan retina, atau kebalikan dari mata minus(rabun jauh) yang titik fokusnya jauh didepan retina. untuk pengertian mata minus bisa dibaca dibawah ini.

Baca juga Pengertian Rabun Jauh/Mata Plus

Gejala Rabun Dekat

Penderita mata plus atau rabun dekat akan merasakan beberapa gejala, jika anda mengalami gejala-gejala berikut ini anda harus mewaspadainya, bisa saja anda menderita rabun dekat. berikut ini adalah gejala-gejala rabun dekat:

  1. Sering menyipitkan mata supaya bisa melihat lebih jelas saat melihat suatu objek atau benda dalam jarak yang dekat.
  2. Saat melihat objek atau benda dalam jarak dekat akan terlihat tidak jelas, namun pada saat melihat objek dalam jarak yang jauh akan terlihat jelas.
  3. Mata akan lebih cepat merasakan lelah.
  4. Mata akan lebih berair.
  5. Sering merasakan nyeri di sekitar mata.
  6. Merasakan rasa tidak nyaman pada mata, disertai juga dengan nyeri pada kepala atau pusing.
  7. Mata akan terasa lebih panas.

Penderita rabun dekat tidak selalu merasakan semua gejala diatas, lebih jelasnya bisa langsung memeriksakannya ke dokter mata.

Penyebab Rabun Dekat

Penyebab dari rabun dekat berbeda pada setiap orang, namun ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab rabun dekat. beberapa faktor tersebut adalah:

  1. Faktor Genetik
    Kondisi rabun dekat dapat diturunkan dalam suatu riwayat keluarga dengan rabun dekat, jadi rabun dekat dapat terjadi karena faktor keturunan.
  2. Bentuk dari mata
    Rabun dekat terjadi karena bentuk dari bola mata terlalu pendek, lensa yang kurang tebal, atau akibat dari kornea yang kurang lengkung.
  3. Akomodasi mata
    Akomodasi adalah kemampuan lensa mata untuk mencembung ataupun mencekung pada saat melihat suatu objek. Bila akomodasi mata mengalami gangguan, cahaya tidak dapat dibiaskan dengan baik. Hasilnya, penglihatan jadi buram atau kabur.
  4. Faktor Usia
    Biasanya pada usia 40 tahun atau lebih memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami rabun dekat.
  5. Penyakit lain
    Rabun dekat dapat terjadi karena menderita penyakit lain seperti adanya tumor pada mata, terkait penyakit diabetes mellitus (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), ataupun oveal hypoplasia.

Pencegahan Mata Plus/Rabun Dekat

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya mata plus atau rabun dekat, berikut cara-caranya:

  1. Periksakan kondisi mata secara rutin dan teratur ke dokter untuk mengetahui lebih dini jika terjadi gangguan pengelihatan dan dapat ditangani sebelum parah.
  2. Perhatikan penerangan cahaya dalam membaca, sebaiknya cahaya dari arah belakang dan atas anda.
  3. Konsumsi makanan kaya akan nutrisi, terutama makanan atau minuman yang mengandung tinggi vitamin A, seperti sayuran hijau, wortel, ikan, telur, pepaya, paprika, alpukat, melon, peach, aprikot, mangga, ubi, susu, dan sebagainya.
  4. Kendalikan tekanan darah dan gula darah.
  5. Lindungi mata dari paparan sinar matahari secara langsung.
  6. Hindari merokok dan konsumsi alkohol.

Baca Juga Penyebab Mata Silinder

Menyembuhkan Mata Plus/Rabun Dekat

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan mata plus atau rabun dekat, tapi pada dasarnya ada 2 cara yaitu secara alami atau dengan jalan Operasi.

Kedua cara terebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, contohnya operasi dapat menyembuhkan rabun dekat dalam waktu yang cepat tapi selain biaya yang maha juga ada resiko dibalik operasi tersebut, salah satu resiko yang bisa saja terjadi salah satunya adalah terjadinya mata silinder.

Bagi anda yang mempunyai mata plus dan pengen sembuh tapi sudah mencoba berbagai cara tapi tidak ada perubahan, bisa mencoba menggunakan OcculusVIT. dengan menggunakan OcculusVIT anda tidak perlu takut atau khawatir tidak ada perubahan karena OcculusVIT memberikan Garansi 100% Uang Kembali jika tidak ada peruban sama sekali dalam 40 Hari.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.