Perbeadaan minus dan silinder

occulusvit.com / Perbeadaan minus dan silinder – Hallo semuanya banyak orang yang berpedapat bahwa dirinya menderita mata minus tapi setela diperiksa malah mereka menderita mata silinder, kenapa hal itu terjadi? apakah karena minus dan silinder mempunyai ciri-ciri dan gejala yang sama? dari pada pada bingung ayo kita bahas sama-sama tentang perbedaan minus dan silinder.

Apa itu mata minus?

Seperti yang sudah kita bahas pada artikel “Mengenal mata minus” kemarin, mata minus adalah gangguan pada pengelihatan yang menyebabkan mata kesulitan untuk melihat benda atau objek yang jaraknya jauh.

Mata minus terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak fokus di retina, namun jatuh jauh di depannya yang pada mata normal cahaya tersebut masuk dan jatuh tepat di retina, hal ini terjadi karena kornea yang terlalu cembung atau bisa juga panjang bola mata yang terlalu besar.

Apa itu mata silinder?

Mata silinder adalah masalah pada mata yang membuat pengelihatan menjadi buram dan tidak fokus, mata silinder dalam bahasa medis sering disebut dengan istilah astigmatisma .

Hal ini terjadi karena bentuk kornea pada mata tidak memiliki kelengkungan yang sempurna, pada mata normal memiliki permukaan kornea yang kelengkungannya merata. Sehingga, saat cahaya datang ke mata, cahaya tersebut akan tersebar merata dan memberikan penglihatan yang jelas. Namun, pada mata yang tidak bulat sempurna, cahaya tidak tersebar merata di seluruh bagian mata.

Itulah kenapa mata silinder dapat menyebabkan pengelihatan buram dan tidak fokus, yaitu karena cahaya yang masuk kemata tidak tersebar secara sempurna.

Perbedaan mata minus dan silinder

Banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan mata minus dan mata silinder adalah karena gejala yang sama yaitu pandangan mata yang menjadi kabur, walaupun pengelihatan sama-sama kabur tapi mata minus dan mata silinder tetap saja berbeda. berikut ini adalah perbedaan minus dan silinder.

Penyebab pengelihatan mata menjadi kabur

Perbedaan minus dan silinder yang pertama adalah penyebab mata menjadi kabur, perbedaanya yaitu adalah pada mata minus pandangan menjadi kabur karena kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak bisa fokus. Cahaya yang tidak fokus tersebut akhirnya tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di depan retina. karena cahaya yang jatuh tidak tepat diretina tersebut yang membuat pandangan menjadi tidak jelas atau kabur.

Sementara pada mata silinder pandangan menjadi kabur dikarenakan adanya kecacatan bentuk kornea dan dan kelengkungan yang tidak beraturan, hal tersebutlah yang mengubah cahaya yang masuk sehingga cahaya tidak jatuh tepat di retina, melainkan didepan ataupun dibelakang retina.

Gejala yang ditimbulkan

Perbedaan selanjutnya adalah Ketika melihat suatu benda atau objek, pandangan penderita mata minus akan terlihat kabur dan kepala terasa pusing.

Sedangkan orang yang menderita mata silinder ketika melihat suatu benda, bukan hanya pandangannya yang kabur dan menyebabkan pusing, tetapi juga berbayang dan bentuk objeknya jadi tidak jelas (misalnya garis lurus jadi tampak miring). Hal ini karena ada pembiasan balik terhadap cahaya oleh kornea.

Penderitanya

Untuk perbedaan menurut penderitanya adalah, Mata minus dan silinder sebenarnya bisa terjadi akibat faktor keturunan, Namun selain faktor keturunan, mata minus dan silinder juga bisa terjadi oleh beberapa hal lain.

Dilansir dari Healthline, National Eye Institute menyimpulkan bahwa mata minus sering terjadi pada anak-anak berusia 8-12 tahun, Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan bentuk mata.

Jadi, orang dewasa yang punya mata minus, biasanya sudah mempunyai kerusakan mata sejak dari masih kecil. Selain itu, kondisi kesehatan juga bisa mengakibatkan terjadinya mata minus pada orang dewasa, kondisi kesehatan tersebut misalnya adalah diabetes.

Sedangkan untuk mata silinder biasanya terjadi akibat lanjutan dari kerusakan mata minus yang parah, operasi pada mata, dan juga karena menderita keratoconus (degenerasi kornea).

Lensa kacamata yang digunakan

Lensa kacamata yang digunakan untuk membatu melihat penderita minus dan silinder tentunya berbeda, Untuk membantu melihat penderita mata minus, lensa kacamata yang digunakan harus memiliki lensa cekung atau lensa negatif.

Lensa cekung ini digunakan untuk membantu memperkecil kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya dapat terfokus dan jatuh tepat di retina.

Sedangkan lensa untuk membantu pengelihatan penderita mata silinder dapat menggunakan kacamata yang berlensa silinder, Lensa silinder ini bekerja membantu menyatukan beberapa bayangan akibat pembiasan menjadi satu bayangan sehingga pandangan tidak lagi kabur.

Pengobatan mata minus dan silinder

Pengobatan mata minus dan silinder adalah dengan memperbaiki kornea yang mengalami kerusakan tersebut, jika ingin sembuh dengan cepat biasanya dilakukan dengan cara jalan operasi.

Tapi tahukah kamu jika ternyata operasi yang dilakukan untuk menyembuhkan mata minus memiliki efek samping, salah satu efek samping tersebut adalah akan menyebabkan mata silinder karena laser tidak terpusat dengan benar yang mengakibatkan permukaan tidak rata pada bagian depan mata.

Jika mau sembuh dari minus ataupun silinder dengan cara yang aman dan tanpa efek samping bisa dengan menggunakan herbal, kami menyarankan menggunakan herbal mata OcculusVIT karena hanya OcculusVIT yang memberikan GARANSI 100% UANG KEMBALI JIKA DALAM WAKTU 40 HARI TIDAK ADA PERUBAHAN

Bagaimana operasi LASIK pada mata?

Lansung saja konsultasikan dulu dengan kami masalah mata anda secara GRATIS!! KLIK tombol dibawah ini nanti akan otomatis masuk ke Whatsapp kami.

Okee mungkin itu saja pembahasan kita kali ini tentang perbedaan minus dan silinder, semoga artikel ini bermanfaat, sampai jumpa lagi 🙂

Satu pemikiran pada “Perbeadaan minus dan silinder”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.